Blog of Geography Study in SMA Negeri 1 Kota Sukabumi, Indonesia

GEOGRAPHY of SMA NEGERI 1 SUKABUMI

GEOGRAPHY of SMA NEGERI 1 SUKABUMI

Search This Blog

January 03, 2020

Bentuk orbit bumi terhadap matahari yang elips dan Fenomena Perihelion dan Aphelion

Dua pergerakan yang umum dilakukan oleh planet-planet di Tata Suyya adalah rotasi dan revolusi. Rotasi merupakan gerakan memutar benda angkasa dalam porosnya, sedangkan revolusi merupakan gerakan mengelilingi matahari melalui garis edarnya yang disebut orbit..
Dari beberapa planet di Tata Surya yang memiliki garis orbit bulat, bumi memiliki bentuk garis orbit elips/ lonjong. Posisi Matahari yang berada disalah satu titik dari dua titik bidang orbit elips itu mengalami perubahan jarak dari matahari, selama revolusinya.
Jarak terdekatnya disebut perihelion, sedangkan jarak terjauhnya disebut aphelion.

REVOLUSI ADALAH GERAKAN PERIODE TAHUNAN BUMI MENGELILINGI MATAHAHARI YANG TERLIHAT SEAKAN2 MATAHARI YANG BERGERAK (SEMU)

SAMA HALNYA ROTASI/GERAKAN HARIAN BUMI BERPUTAR PADA POROSSYA YANG TERLIHAT SEAKAN2 MATAHARI BERBERAK MENGELILINGI BUMI (SEMU) ..MULAI DARI UFUK TIMUR KE ATAS KEPALA, KE UFUK BARAT, KE BAWAH KEPALA DAN KEMBALI KE UFUK TIMUR (PERGANTIAN SIANG DAN MALAM)




Location: Indonesia

1 comments:

  1. Artikel yang sangat berguna, Pak Ade. Penjelasan Bapak tentang perbedaan rotasi dan revolusi bumi sangat fundamental, dan saya menghargai cara Bapak menekankan konsep "gerakan semu" baik dalam konteks revolusi (terlihat seakan-akan matahari yang bergerak) maupun rotasi (terlihat seakan-akan matahari mengelilingi bumi). Ini membantu siswa memahami perspektif pengamat di permukaan bumi versus perspektif absolut di alam semesta.
    Penjelasan mengenai bentuk orbit elips bumi dan fenomena perihelion serta aphelion juga cukup informatif untuk dipahami. Konsep bahwa jarak bumi ke matahari berubah secara berkala selama revolusi tahunan merupakan dasar penting untuk memahami variasi intensitas radiasi matahari dan pengaruhnya terhadap iklim global.
    Hanya saja, saya ingin mengusulkan agar penjelasan Bapak dilengkapi dengan informasi lebih spesifik mengenai kapan perihelion dan aphelion terjadi setiap tahunnya, dan juga apa dampak konkret dari perbedaan jarak tersebut terhadap cuaca dan iklim di berbagai belahan bumi. Itu akan membuat artikel lebih praktis dan terhubung dengan pengalaman sehari-hari pembaca.

    Rama 10.11

    ReplyDelete

Terima kasih telah membacanya. Sangat saya hargai, jika anda mengisi kolom komentar disini.

Featured Post/ Posting Unggulan

Serba SMANSA KOTA SUKABUMI @GOOGLE MAP

Recheck aktifitas... Recheck Jejak digital.. Random sampling https://maps.app.goo.gl/KsPebeNHTePfe9qj9 https://maps.app.goo.gl/9k1ESC4gK7BBv...