THE ESSENTIAL of GEOGRAPHY

DEFINITION of GEOGRAPHY

Many famous geographers and non-geographers have attempted to define the discipline in a few short words. The concept of geography has also changed throughout the ages, making a definition for such a dynamic and all-encompassing subject difficult. With the help of Gregg Wassmansdorf, here are some ideas about geography from throughout the ages:

"The purpose of geography is to provide 'a view of the whole' earth by mapping the location of places." - Ptolemy, 150 CE

"Synoptic discipline synthesizing findings of other sciences through the concept of Raum (area or space)." - Immanuel Kant, c. 1780

"Synthesizing discipline to connect the general with the special through measurement, mapping, and a regional emphasis." - Alexander von Humboldt, 1845

"Man in society and local variations in environment." - Halford Mackinder, 1887

"How environment apparently controls human behavior." - Ellen Semple, c. 1911

"Study of human ecology; adjustment of man to natural surroundings." - Harland Barrows, 1923

"The science concerned with the formulation of the laws governing the spatial distribution of certain features on the surface of the earth." - Fred Schaefer, 1953

"To provide accurate, orderly, and rational description and interpretation of the variable character of the earth surface." - Richard Hartshorne, 1959

"Geography is both science and art" - H.C. Darby, 1962

"To understand the earth as the world of man" - J.O.M. Broek, 1965

"Geography is fundamentally the regional or chorological science of the surface of the earth." - Robert E. Dickinson, 1969

"Study of variations in phenomena from place to place." - Holt-Jensen, 1980

"...concerned with the locational or spatial variation in both physical and human phenomena at the earth's surface" - Martin Kenzer, 1989

"Geography is the study of earth as the home of people" - Yi-Fu Tuan, 1991

"Geography is the study of the patterns and processes of human (built) and environmental (natural) landscapes, where landscapes comprise real (objective) and perceived (subjective) space." - Gregg Wassmansdorf, 1995

Previous
Next Post »

7 komentar

Click here for komentar
February 11, 2009 at 12:49 PM ×

PAK SAYA PRABA,KALAU TSUNAMI DI ACEH APA MURNI BENCANA ALAM ATAU REKAYASA MILITER AMERIKA? MEMANG KALAU DILIHAT DARI SEGI GEOGRAFI MURNI KARENA ADANYA TABRAKAN LEMPENG,TETAPI MASIH ADA PENDAPAT LAIN,BAGAIMANA TANGGAPAN BAPAK?

Reply
avatar
immuth*
admin
February 13, 2009 at 10:55 AM ×

:: saiah juga mau comment und tentang tsunamii ..

:: menurut saiah maa itu bencana dari aloh karna kebanyakan masyarakat di aceh banyak maksiatlah gitu istilahnyah mah dari mulai pembantaian , GAM , apalah , jdi aloh tee menurunkan tanda-tanda atau cobaan dengan terjadinya tsunami .
:: nah dari bencana itu juga mulai banyak pertobatan kan .


:: ahahaha . bgitulah tanggapan saiah .


:: makanya praba jgan banyak maksiat iah "

Reply
avatar
February 14, 2009 at 12:58 PM ×

Kalo ada yang menanam bom dibawah lautmah, kayaknya nggak mungkin juga tuh. Soalnya teknologi Geo Position Satelite menggambarkan dengan jelas pergerakan kedua lempeng yang bertubrukan (Indo-Australia dan Eurasia). Kebetulan aza Sumatera ada dipinggir lempeng tersebut. Buka Encarta : World atlas / tectonic

Reply
avatar
February 14, 2009 at 1:00 PM ×

Kalo buat ustadzah Immuth-mah, bisa jadi begitu kalo dari perspektif agama. Siapa sih kita ini, bukan siapa-sipa, manusia yang senantiasa bermaksiat terus kepada Allah, itulah fungsinya taubat dan shalat.
Bukan bgt, Bu Ustadzah?

Reply
avatar
immuth*
admin
February 20, 2009 at 10:56 AM ×

:: subhanallah .

:: bettul sangadh .

:: oleh karena itu saya pikir lebih baik dari cekarang kita adalah untuk beribadah karna sudah beredar issu tentang JOHN TITOR yang datang dari masa depan .

:: bukannya saiah menakut nakuti tapi kita perlu waspada .


:: BETTUL ????

Reply
avatar
dyozoneart
admin
March 19, 2009 at 5:44 PM ×

assalamualaikum wr. wb

hanyaa ingin memberi saran dan memberi kritik mengenai pembelajaran SENI kelas 3 . hehe .

kenapa kelas 3 tidak ada pelajaran KESENIAN ?
dan kenapa ada tugas praktek KESENIAN yang begitu berat ?

itu adalah pertanyaan 2 yang hadir di kepala anak IPS yang begitu kritis . namun yang saya bahas bukan pertanyaan itu tetapi mengenai RASIONALISME !

kita kembali pada masa (siswa/i) SMANSA pada saat masih menduduki bangku kelas 1 . saya dan teman2 masih ingat bahwa pelajaran kesenian yang di pelajari adalah kesenian tentang MUSIK, BAND dan PADUS (paduan suara) dari teorinya hingga ke praktek . dan pada masa kelas 2 pelajaran kesenian mempelajari tentang MENGGAMBAR, PADUS (paduan suara) dan PERKUSI/MUSIK dari teori hingga ke praktek . sedangkan pada masa kelas 3 kita tidak belajaar kesenian sama sekali mengenai pembahasan apapun tetapi tugas begitu banyak, berat dan menumpuk ! apa tugasnya ?
- KABARET
- STAND
- BAND (lagu ciptaan)
mengapa tugasnya tidak sesuai materi yang di berikan pada masa kelas 1 dan kelas 2 kecuali mengenai tugas BAND (musik) karena itu sesuai dengan materi yang diberikan dan pada saat2 mendekati UAN. apakah itu tugas yang rasional !!
- KABARET (non-rasional, non materi)
kabaret adalah sesuatu yang di buat sangat sulit butuh waktu, tenaga, pikiran dan UANG hanya orang - orang tertentu yang mengerti dan memahami ilmu tentang itu kecuali dengan diberikan pengajaran dan TEORINYA terlebih dahulu. tetapi siswa - siswi smansa tidak pernah dari kelas 1 di berikan materi tentang kabaret atau teater ( masih mending kalo DRAMA da di ajarin di dalam pel. B.indo . GIMANA ATUH CARANYA BIAR TUGAS ITU DI KERJAKAN DENGAN TEKANAN YANG BEGITU MENEKAN . minta bantuan kepada yang bisa . SIAPA? contohnya salah satu eskur teater di smansa . KABARET DIBUAT PERTAMA KALI DI SUKABUMI OLEH KANG DIDIT anak IPS SMANSA pada tahun 1997an dia adalah anak eskur tersebut dan kabaret/teaterlah yang dijadikan OBJEK pembekalan ilmu ekstrakulikulernya hingga itu menjadi ASSETnya . mengapa sekarang dijadikan objek UJIAN PRAKTEK INTRAKULIKULER KESENIAN dengan tanpa diberikan materinya terlebih dahulu oleh GURUnya dan dengan waktu yang tidak begitu kondusif dan hal itu tidak mempengaruhi kedalam nilai kelas 3.

- STAND (non-rasional)
stand yang dimaksud adalah PAMERAN atau karya2 seni yang di pajangkan untuk dinilai. kenapa bukan SENI RUPA (atau gambar) yang menjadi objek untuk STANDnya yang sebelumnya sudah di ajarkan . kerajinan tangan pun butuh waktu yang lama untuk membuat karya - karya yang akan di pamerkan . dan itu tentunya mengganggu pelajaran lain

- BAND lagu ciptaan (rasional, materi)
menciptakan lagu pun bukan hal yang mudah jika tanpa keterampilan khusus, pengalaman dan pengajaran sebelumnya. bagaimana cara membuat lagu yang mudah dan bagus ??? hanya orang tertentu yang bisa melakukannya tetapi bagaimana menciptakan lagu tanpa kita memiliki keterampilan contohnya tidak bisa menguasai alat musik apapun. apa yang dikerjakannya atuh? LYRICnya doang tetapi apa yang terjadi jika menciptakan lirik tanpa lagu. hasilnya menjadi PUISI, KARYA TULIS, atau CERPEN .

kenapa harus diadakan PAGELARAN SENI KELAS (untuk kelas3) ???
sedangkan smansa atau sekolah2 lain pada umumnya pasti mengadakan GELAR SENI !!
APA SAJA YANG DILAKUKAN KEDUA ACARA ITU .. ??
saya katakan _SAMA_


- kenapa yang terkandung di dalam PSK (pagelaran seni kelas 3) tidak di tuangkan atau dilakukan pada saat yang bersamaan di dalam GELAR SENI . padahal tanpa disadari konsep acara itu sama tetapi kenapa diadakan PSK . membuang waktu dan menghabiskan banyak tenaga dan memikirkan banyak hal khususnyah untuk kelas 3 dengan waktu mendekati UAN.

secara proffesionalisme kami akan laksanakan sebagai murid apapun itu tugasnya meskipun tanpa diberikan materi sebelumnya.

tetapi secara KRITIS (MULUT IPS) itu ga rasional dong coba kLO tugasnya SESUAI DENGAN yang pernah di ajarkan saja pada masa kelas 1 atau 2 . itupun dengan dilihat apakah waktunyah tepat, tidak mengganggu hal lain, dan siswa mampu melakukannya . istilahna TUGASNA teu kataekan eta mah dan can di ajarkeun . hehe

untuk itu . untuk generasi selanjutnya saya harap tidak seperti angkatan kam. jangan sanpai terjadi lagi untuk adik - adik kita karna kami sudah merasakan itu sangat berat . gimana kalo sakit udah tau mau UAN . okey .

*PENDIDIKAN ADALAH SENI bukan SENI ADALAH PENDIDIKAN*
[ semua yang dilakukan siswa/i di dunia pendidikan adalh SENI . ari iyeu mah yang seharusnya SENI adalah objek ekstrakulikuler atau objeg ekstern di jadikan obkek PENDIDIKAN atau objek intern ]

ps : buat STAND akan lebih rasional jika didalamnya mengenai GEOGRAPY, SEJARAH dan SOSIOLOGI untuk IPS . dan untuk IPA biologi, FISIKA, KIMIA DLL...

betul teu .

nuhun sateuacanna . punten bilih aya kata nu lepat .

wassallam

Reply
avatar
essajiwa
admin
July 29, 2009 at 4:36 PM × This comment has been removed by a blog administrator.
avatar

Silahkan anda komentari disini. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Total Pageviews