Renungan PPDB 2011

Tiga fitnah di dunia akan bisa kita hindari, apabila keimanan kita sedang kuat.

Satu lagi kita harus ingat nama besar orang tua kita dulu yang dipandang orang karena kebaikannya dan juga keturunan kita selanjutnya.

Kuatkan aku, Yaa Allah. Aku lemah, Kau pemilik semua kekuatan di alam semesta.

Laa Haula Walaa kuwwata illaa Billah.

Hasbunallaahu wani'mal wakiiil ni'mal maula wani'mann nashir.

Terima kasih Engkau telah berikan tugas yang berat ditahun ini, sehingga silaturahmi diantara kami terjalin dengan azas KESETARAAN dan belajar untuk bisa saling menghargai, karena semua manusia kebanggaan, rasa percaya diri, harga diri dan yang paling utama keyakinan dengan Tuhan-nya masing-masing.

Kami belajar memahami semua fenomena ini dengan nuansa "kedewasaan yang sebenarnya." melalui proses yang panjang.

Kami sadar darah pejuang dari orang tua kami masing-masing akan menjadikan kami tidak akan surut menghadapi tantangan, kecuali maut menjemput. Kami semua harus mwariskan patriotisme danm kewiraan kami untuk anak dan keturunan kami, sehingga kami harus menguatkan diri beristiqomah meluruskan yang bengkok dengan penuh hikmah dan menghargai insan lainnya.

Kami sadar tiada satupun manusia dapat memenjarakan hati dan pikiran manusia lainnya.

Kami harus mulai menapak jalan bukan untuk diri sendiri, tetatpi mempersiapkan segala sesuatu untuk ana keturunan kami.

Kuatkan kami untuk menghindari semua kemaksiatan, karena akan melemahkan daya juang kami menegakkan keadilan diwilayah kerja masing-masing.

Semoga jeritan kami yang tak bersuara ini mampu "MEMBELAH LANGIT" : Ampuni kami yang kadang-kadang mendzalimi diri kami sendiri dan sesama manusia dan makhluk lainnya.

Kuatkan kami untuk menebarkan AMANAH KEBENARAN dan KEADILAN yang Kau amanatkan dalam Firman-Mu.

Jadikan kami Khusnul Khatimah dan menjadi ashabul yamin, yang menerima kitab amalan disebelah kanan kami diakhirat nanti dan menyambut seruan-MU. Yaa Ayyatuhan nafsul mut'mainnah "irji'ii Ilaa rabbiki Raadiyatam Mardiyyah, Fadkhulii Fii 'Ibaadii Wadkhulii Jannatii. Terima Taubat kami semua. Selamatkan kami di dunia dan akhirat kelak. Aamiin.

Berikan keshabaran kepada ami untuk memahami orang lain seperti halnya kami memahami diri kami sendiri. Aamiin.

Salam kami untuk para PEJUANG dan para PERINTIS kemerdekaan INDONESIA yang mencita-citakan lahirnya sebuah NEGARA yang BERMARTABAT.



Hai Langit kau hanyalah makhluk illah ku yang memiliki 'Asmaaa'ul Husna.

Menyingkirlah karena aku berteriak ASMA yang menciptakanmu.



ALLAAAAAAAAAHU AKBAR !!!!!!

Salam dan mohon maafku untuk ummi dan anak-anau tercinta.
Previous
Next Post »

Total Pageviews