Blog of Geography Study in SMA Negeri 1 Kota Sukabumi, Indonesia

GEOGRAPHY of SMA NEGERI 1 SUKABUMI

GEOGRAPHY of SMA NEGERI 1 SUKABUMI

Search This Blog

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Menghapal. Show all posts
Showing posts with label Menghapal. Show all posts

May 01, 2025

Keberkahan (Kebermaknaan dan Kebermanfaatan) Ilmu Pengetahuan

Foto : Dokumen pribadi, Suakabumi 1975


Sosialisasi manusia dimulai sejak dini, membentuk kepribadian dan karakter individu. Melalui interaksi dengan keluarga, sekolah, dan masyarakat, manusia belajar nilai, norma, dan perilaku yang diterima dalam masyarakat. Tahapan sosialisasi ini, diantaranya  meliputi imitasi dan suggestion yang dalam domain hasil belajar dikenal dengan peniruan dan kepercayaan. Suatu tahapan yang melibatkan kemampuan manusia untuk meniru orang dewasa tanpa reserve. 

Perkembangan psikologi manusia melibatkan beberapa fase, termasuk kognitif, emosional, dan sosial. Setiap fase memiliki karakteristik unik dan mempengaruhi kemampuan belajar dan berinteraksi dengan lingkungan.

Penguasaan hakikat ilmu pengetahuan memerlukan pemahaman mendalam tentang konsep, teori, dan metode ilmiah. Ini membantu individu memahami dasar-dasar ilmu pengetahuan dan mengembangkan kemampuan analisis.

Penguasaan Kemampuan Dasar Ilmu Pengetahuan
Kemampuan dasar ilmu pengetahuan meliputi observasi, klasifikasi, dan analisis data. Penguasaan kemampuan ini memungkinkan individu untuk memahami dan menerapkan konsep ilmiah dalam kehidupan sehari-hari.

Pembelajaran menghapal dapat menjadi menyenangkan jika dilakukan dengan metode yang tepat, seperti menggunakan lagu, permainan, atau visualisasi. Ini membantu meningkatkan motivasi dan retensi informasi.

Penghormatan pada Ilmu Pengetahuan
Penghormatan pada ilmu pengetahuan melibatkan pengakuan akan nilai dan manfaat ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Ini mendorong individu untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan.

Penghormatan pada pemberi ilmu pengetahuan, seperti guru atau mentor, sangat penting dalam proses belajar. Ini membantu membangun hubungan yang positif dan memotivasi individu untuk terus belajar.

Sikap dan perilaku bersyukur atas ilmu pengetahuan yang didapatkan dapat ditunjukkan dengan menggunakan ilmu pengetahuan untuk kebaikan diri sendiri dan orang lain. Ini membantu meningkatkan kesadaran akan nilai ilmu pengetahuan.

Memanifestasikan ilmu pengetahuan dengan mengembangkannya menjadi pemaknaan yang bermanfaat dapat dilakukan melalui aplikasi praktis, penelitian, atau berbagi pengetahuan dengan orang lain.


Menghargai ilmu pengetahuan sangat penting dalam proses belajar dan pengembangan diri. Mulai dari tahapan hapalan yang sederhana sampai tahapan evaluasi dan analisis, ilmu pengetahuan harus dihargai dan dikembangkan untuk kebaikan diri sendiri dan masyarakat. Hal inilah ÿang kemudian dikenal dengan umpan balik/ hikmah keilmuan. Suatu keadaan yang menggambarkan penuh kemanfaatan yang secara Spiritual-keagamaan disebut dengan keberkahan ilmu.

Geosmansa Kota Sukabumi, Awal Mei 2024

 

February 18, 2021

“Tulisan Hari Ketiga, Masih Mengenai Menghapal”

    Berkenaan dengan semua mata pelajaran sewaktu sekolah dasar dan menengah yang didapatkan atas bimbingan para guru waktu itu, maka beberapa orang dari genersai kami, bahkan mungkin sebagian dari kami, khususnya saya sendiri masih mengenang bebrapa pengetahuan yang didapatkan pada proses KBM saat itu yang berhubungan dengan kegiatan menghapal. Kenangan yang mengingatkan kami pada karakteristik mata pelajaran yang kami dapatkan itu secara otomatis mengingatkan kami juga pada guru-guru kami yang mengasuh kami pada saat itu. 
    Kenangan-kenangan manis dan kadang lucu yang bisa dikatakan terlalu manis untuk dilupakaan. Kenangan manis yang juga secara sekilasmengingat wajah teman-teman yang hadir dikenangan itu, hingga Susana tempat dan barang-barang yang disekitar kenangan tersebut. Lokasi berupa ruangan, maupun lapangan, hingga kolam renang serta jalan-jalan dengan suasana khas saat itu. Lokasi yang selaras dengan wajah teman-teman khas masa lalu serta figuran-figuran yang hadir mulai dari bapak/ibu penjaga sekolah, kantin, pedagang depan sekolah, hingga bapak polisi serta petugas kesehatan yang sengaja dihadirkan pada saat pembelajaran. 
    Kenangan yang menjadi latar belakang suasana pada saat pembelajaran dengan kandungan hapalan itu pula yang memperkuat kami dalam merepetasi materi-materi pengalaman belajar kami, sehingga masih teringat hingga saat ini. Walau tak bisa dipungkiri kenangan itu menghadirkan rasa rindu untuk mengulang kembali masa-masa pembelajaran yang tentu saja berlangsung lebih sederhana, tapi penuh makna. 
    Dari beberapa materi pembelajaran dari berbagai mata pelajaran yang diajarkan dan menorehkan pesan mendalam yang saya dapatkan dari metode menghapal, tentu saja mata-materi pelajara yang terkait calistung menjadi kenangan utama yang melekat. Betapa tidak, ingatan-ingatan terhadap materi sekitar calistunglah yang membuat kita menjadi lebih percaya diri, ketika memasuki pergaulan yang lebih luas, seperti halnya ketika memasuki jenjang SMP dari SD atau SMA dari SMP, bahkan ketika memasuki perguruan tinggi setelah menyelesaikan SMA kita. “Raraban” yang merupakan suatu metode pembelajaran berhitung (matematika) adalah salah satu kegiatan pembelajaran yang bias memberikan kenangan mendalam bagi generasi 1970an hingga 1990an. 
    Salah satu pengalaman yang menggoreskan kesan mendalam, baik dari segi stimulant yang dirancang oleh guru-guru kami, maupun “reinforcement”. Stimulan yang dimaksud berupa kesemptan untuk berusaha menjadi siswa/murid tercepat tampil didepan kelas mempertontonkan halil hapalannya kepada guru dan teman-teman sekelas. Reinforcement positifnya berupa janjidari guru untuk memberikan nilai yang baik, hingga istimewa diatas teman-teman kebanyaka yang lain yang mendapatkan nilai cukup di raport. 

Bersambung 

Sukabumi, Pebruari 2021 

@thurGeo 
SMANSA KOTSI