BUKU PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH AKHIR STUDI KELAS 12 IPA dan IPS

Disusun untuk direkomendasikan pada Bidang Kurikulum SMA Negeri 1 Sukabumi sebagai bahan kajian untuk disempurnakan
oleh :
Badan Penelitian dan Pengembangan
SMA NEGERI 1 KOTA SUKABUMI
JULI 2007

Penelitian Deskriptif Kuantitatif
( Menerapkan/ Membuktikan Teori )

I.Struktur
►Cover
► Halaman Judul dalam
Sama dengan Cover
► Lembar Persembahan
Bagian atas dapat diisi oleh kutipan ayat suci, motto maupun slogan
Bagian bawah menulis tujuan persembahan karya tulis untuk orang-orng yang sangat kita cintai .
► ABSTRAK
Merupakan Gambaran umum/ ringkasan dari keseluruhan isi karya tulis
Dibuat dengan format paragraf 1 judul digaris bawahi.
► KATA PENGANTAR
Dibuat sesuai selera dengan mengindahkan peraturan yang sudah baku
► DAFTAR ISI
Dibuat sesuai selera dengan mengindahkan peraturan yang sudah baku
► DAFTAR TABEL
Jika ada, dibuat sesuai selera dengan mengindahkan peraturan yang sudah baku

► DAFTAR GAMBAR
Jika ada, dibuat sesuai selera dengan mengindahkan peraturan yang sudah baku
► BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Harus menggambarkan pentingnya masalah (variable) pada judul untuk diteliti berdasarkan alasan ilmiah. Pemaparan latar belakang masalah padapenelitian deskriptif kualitatif biasanya mempertentangkan antara teori (idealita) dengan temuan dilapangn (realita) yang mengerucut pada pentingnya kesenjangan itu untuk diteliti. Pada penelitian deskriptif kualitatif peneliti berusaha menggali informasi dilapangan tanpa menduga sebelumnya (tidak apriori tapi aposteori), tidak mengarah pada pembuktian teori yang sudah ada, akan tetapi mengarah pada perumusan generalisasi fenomena lapangan yang memberikan kontribusi pada lahirnya teori baru, apabila dipadukan dengan hasil-hasil penelitian lain yang memilih variable penelitian sejenis.
Contoh :
Jelaskan tentang penting pemahaman siswa terhadap masalah lingkungan yang dipelajari pada pembelajaran Geografi dan Biologi
Jelaskan temuan lapangan tentang sikap-sikap bebrapa gelintir siswa yang menyimpang dari keinginan peneliti, sehingga tergambar kesenjangan antara harapan dengan kenyataan lapangan yang kemudian disebut sebagai masalah yang harus diteliti
B. Identifikasi Masalah
Menggali sebanyak-banyaknya permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan masalah yang sedang diteliti
Contoh : - kebiasaan siswa dirumah
- tingkat kedisiplinan siswa
- tingkat partisipasi siswa dalam kegiatan sekolah
- motifasi siswa untuk berubah kearah yang lebih baik
- inovasi siswa dalam kebersihan lingkungan sekolah
- keikut sertaan siswa dalam seminar lingkungan tingkat pelajar
- dll.
C. Pembatasan Masalah
Menjelaskan keterbatasan peneliti, baik waktu maupun sumber pustaka yang membatasi peneliti
D. Perumusan Masalah
Merupakan hasil rumusan pembatasan masalah yang dimunculkan dalam bentuk pertanyaan
E. Kegunaan Penilitian
Manfaat penelitian, apabila ditindaklanjuti dengan penelitian lain (disebutkan) pada waktu yang akan datang
F. Definisi Istilah
Kumpulan-kumpulan istilah yang sering muncul pada karya tulis, sehingga tidak menimbulkan miss-persepsi (persepsi yang berbeda)
► BAB II KAJIAN TEORI DAN PENGAJUAN HIPOTESIS
A. Deskripsi Teoritis
Menjabarkan teori-teori yang mendukung dalam penyusunan karya tulis ilmiah mulai dari hakikat/konsep dasar dari variable yang diteliti hingga hipotesis dan pengujian atau generalisasi
B. Kerangka Berpikir
Merupakan gambaran general tentang pemilihan masalah serta langkah-langkah untuk mewujudkan karya tulis ilmiah ini layak secara metodologi (metode yang dibakukan)
C. Pengajuan Hipotesis (hanya untuk yang kuantitatif)
Merupakan dugaan ilmiah yang dibangun dari asumsi-asumsi (pendapat-pendapat) yang dapat dipertangung-jawakan secara ilmiah
► BAB III METODE PENELITIAN
A. Tujuan Penelitian
Merupakan penjelasan tentang arah penelitian yang dipaparkan dalam beberapa pointer (item)
B. Waktu dan Tempat Penelitian
Cukup jelas
C. Metode Penelitian
Deskriptif kualitatif atau kuantitatif
D. Disain Penelitian
Contoh untuk pengaruh dan korelasi (hubungan) dalam Deskriptif Kuantitatif

Pemahaman Siswa tentang Lingkungan Sehat
Sikap siswa terhadap Kebersihan Sekolah

Varabel Bebas (X) Varabel Terikat (Y)

E. Teknik Pengambilan Sampel
Pada bagian ini diharapkan dapat digambarkan karakteristik populasi dengan memilih sebagian unttuk dijadikan sample. Pemilihann teknik dilaksanakan berdasarkan keperluan penelitian contoh : randomsampling (acak), classified (kelompok yang menunjukkan jenjang), cluster (kelompok yang tidak menunjukan jenjang), purposive sampling (berdasarkan saran ahli) dll.
F. Teknik Pengumpulan Data
Merupakan bagian yang menjelaskan langkah penulis karya ilmiah untuk menggali informasi berupa fakta-fakta, baik melalui observasi, maupun dengan cara memberikan perlakuan atau stimulant/ rangsangan padasasaran penelitian , sehingga data yang dibutuhkan untuk analisis data
G. Instrumen Penelitian
Alat pengukur variable yang diteliti, contoh : thermometer untuk mengukur suhu, barometer untuk mengukur tekanan, kuesioner skala Likert untuk mengukur sikap, Kuesioner untuk mengukur pemahaman dll.
H. Teknik Analisa Data
Menjelaskan tentang rumus-rumus statistic yang dipakai pada berbagai tahapan penelitian, mulai dari uji persyaratan instrument sampai dengan uji hipotesis
► BAB IV HASIL PENELITIAN
A. Deskripsi Data
Bagian ini memuat distribusi data hasil pengukuran beserta penjelasannya
B. Pengujian Persyaratan
Dilakukan pada instrument yang akan dijadikan alat ukur variabel atau sub variabel
C. Pengujian Hipotesis (untuk kuantitatif)
Dilaksanakan untuk mendapatkan kepastian diterima atau tidaknya sebuah hipotesa, contoh : Product Moment atau Spearmen Brown untuk Korelasi, Uji t untuk pengaruh, chi Kuadrat untuk komparasi dll.

► BAB V KESIMPULAN
A. Kesimpulan
Merupakan Generalisasi gejal yang muncul dari hasil penelitian (kualitatif)
Menegaskan terbukti atau tidaknya penelitian (kuantitatif) yang dilakukan
B. Implikasi
Berisi tentang kegunaan berupa informasi tambahan bagi penelitian lain yang sejenis, sehingga mendapatkan kepastian ilmiah
C. Saran
Disampaikan pada institusi yang berkaitan dengan hasil penelitian, baik langsung, maupun tidak. Dapat juga disampaikan kepada lembaga akdemis tempat peneliti mendapatkan pembelajaran
► DAFTAR PUSTAKA
Penulisan meliputi ;
1. Nama Belakang sumber
2. Nama Depan Sumber
3. Judul Buku
4. Tahun Penerbitan dalam kurung, contoh (1980)
5. Kota Penerbit
6. Nama Penerbit
Setiap bagian dipisahkan koma lalu diberi spasi
Untuk baris pertama penulisan pada ketukan pertama, baris selanjutnya pada ketukan ke-8 (delapan)
► Lampiran
Jika ada,misalnya untuk tabel pada uji statistic yang dialkukan pada saat penelitian
► RIWAYAT HIDUP
Meliputi perjalanan penyusun mulai dari pendidikan terendah sampai dengan saat melakukan penyusunan karya tulis, termasuk pada bidang lain, seperti halnya keorganisasian

II. Teknik Penulisan
A. Huruf
1. Time New Roman 14 point bold (tebal) untuk Judul pada cover dan Halaman dalam serta Nama Penyusun dan NIS-nya.
2. Time New Roman 12 point bold (tebal) Huruf Capital untuk INSTITUSI dan TAHUN PEMBUATAN pada cover dan halaman dalam , , ABSTRAK, DAFTAR ISI, DAFTAR TABEL TABEL, DAFTAR GAMBAR, KATA PENGANTAR, BAB I s.d. V beserta judulnya, DAFTAR PUSTAKA dan LAMPIRAN serta RIWAYAT HIDUP
3. Time New Roman 12 point untuk seluruh isi karya tulis dengan pengecualian Lembar Pengesahan dan Lembar Persembahan serta sub-judul tiap BAB dicetak tebal (Bold), huruf capital pada setiap awal kata yang bukan kata depan atau sambung
B. Kutipan
Menggunakan Sistem Anglo/ Amerika
1. Diawal kalimat
Contoh (untuk kalimat tidak langsung) : Soemarwoto (1991 : 19) menyatakan bahwa suatu konsep sentral dalam suatu ekologi adalah ekosistem.
Contoh (untuk kalimat langsung) : Sudjana (1991 : 80) tentang pengertian sikap berkata : “Sikap pada hakikatnya adalah kecenderungan berperilaku pada seseorang atau dapat pula diartikan reaksi seseorang terhadap stimulus yang datang kepada dirinya.”
2. Diakhir tulisan
Contoh : Benyamin Bloom secara sistematis membagi bidang kognitif menjadi pengetahuan, pemahaman, aplikasi, analisis, sintesis dan evaluasi (Ornstein and Lewis, 1984 : 450 – 451).
C. Halaman
1. Mulai dari BAB I Pendahuluan sampai dengan RIWAYAT HIDUP nomor halaman menggunakan angka 1, 2, 3 …………dst.
2. Untuk ABSTRAK, KATA PENGANTAR, DAFTAR ISI, DAFTAR TABEL, DAFTAR TABEL dan DAFTAR LAMPIRAN menggunakan angka romawi kecil ; i, ii, iii, iv, v, vi …………….dst.
3. Diawal setiap BAB dan bagian lain nomor halaman diletakan dibagian tengah bawah
4. Ditengah setiap BAB atau bagian lain nomor halaman diletakan bagian atas sebelah kanan
D. Paragraf
1. Awal Alinea/ paragraf dimulai pada ketukan ke 8 (menjorok 7 ketuk kedalam)
2. Penulisan sumber pada DAFTAR PUSTAKA baris pertama tidak menjorok (pada ketukan ke-1). Baris ke-2 dan seterusnya menjorok pada ketukan ke-8. Contoh :
Soemarwoto, Otto, (1991), Indonesia dalam Kancah Isu Lingkungan Global, Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama

3. Paragraf 1,5 untuk Judul, isi dan jarak antar sumber pustaka pada Daftar Pustaka
3. Paragraf 1 (single) khusus untuk kutipan dan abstrak serta sumber pustaka pada Daftar Pustaka
E. Pemakaian Tanda Baca
1. Tanda Koma dipergunakan untuk memisahkan antar bagian pada sumber buku pada Daftar Pustaka dan setelah nama sumber pada kutipan.
2. Garis Bawah (under line) dipergunakan untuk judul Karya Tulis Pada ABSTRAK, judul sumber pustaka pada Daftar Pustaka
3. Titik Dua dipergunakan pada Abstrak untuk memisahkan Kota lokasi penelitian dilakukan
4. Huruf Miring (Italic) dapat dipergunakan pada kutipan disertai dengan penebalan huruf (bold)
F. Lay Out
1. Margin Kiri 4 cm
2. Margin Kanan 3 cm
3. Margin Atas 3 cm
4. Margin Bawah 3 cm

III. Ukuran Kertas
Menggunakan kertas HVS ukuran A4 70 gram


Penelitian Deskriptif Kualitatif

( Menggali Fenomena, Membuat Generalisasi yang mengarah pada Teori Baru atau Memperkuat Teori Lama)

I. Struktur
Sama dengan Deskriptif Kuanitatif dengan catatan : “Tidak menggunakan Hipotesa Penelitian di BAB III METODE PENELITIAN.”

II. Teknik Penulisan
Memepergunakan aturan yang sama dengan Deskriptif Kuantitatif

III. Ukuran Kertas
Menggunakan kertas HVS ukuran A4 70 gram
Previous
Next Post »