Mengalah agar jangan disebut "aneh" di BUDAYA BARBAR sepanjang Ramadlan.

Di masyarakat "pintar" saat ini ternyata aku harus banyak mengalah.Karena, jika protes, maka stigma "orang aneh" akan dilekatkan pada dii ini.

Mengalah pada penyulut petasan yang seolah-olah memiliki hak penuh atas atmosfer, walau anak kita yng masih bayi dan ibu kita yang sudah sepuh terganggu tidurnya.

Kita hanya bisa berserah diri pada "keadilan Allah yang Maha Bijaksana" thd kedzaliman yang dilakukan atas nama budaya.

Sampaikan pesan pencerahan-MU secepatnya pada mereka, Yaa Allah.

Istriku perlu istirahat, karena kelelahan sepanjang siang mengasuh anakku, nyenyakkan tidur anakku. Ibuku juga memerlukan istirahat malam ini untuk pesiapan ibadah esok hari.

Masukkan aku kedalam golongan orang-orang yang bershabar atas fenomena ini.

Aaamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin.